Pilihan Warna
Standar
Tulisan kuning pada latar biru
Tulisan hitam pada latar kuning
Tulisan kuning pada latar hitam
Ukuran Huruf
Menurunkan
Standar
Membesarkan

BERANDA > Yang bisa dilakukan > Acara > Acara : Daerah Noto

Konten utama dari sini.

Acara : Daerah Noto

NOTO AREA

Semenanjung Noto merupakan harta karun bagi festival. Di musim panas dan musim gugur, akan ada festival menyenangkan yang digelar hampir setiap minggu. Datang dan saksikan festival terkenal Kiriko di Noto!

KANAZAWA AREA

Di Kanazawa, Anda dapat menyaksikan Festival Hyakumangoku Kanazawa di bulan Juni, yang di dalamnya para prajurit menggunakan baju perang tradisional berparade di jalan-jalan kota. Anda juga dapat mengunjungi Taman Kenrokuen, salah satu taman paling terkenal di Jepang, di setiap musim di sepanjang tahun.

KAGA/HAKUSAN AREA

Daerah Hakusan menawarkan festival-festival yang di dalamnya kuil shinto portabel diarak keliling untuk menyenangkan para Dewata dan juga festival boneka salju populer yang digelar di pertengahan musim dingin.

Festival Abare (Amukan)

Festival Abare dikenal karena atmosfernya yang liar. Pada hari festival tersebut, sekitar 40 lentera suci (beberapa tingginya mencapai 7 m) diparadekan melewati jalan-jalan dengan 2 kuil shinto portabel omikoshi.

Festival Issaki Hoto

Festival ini merupakan salah satu festival musim panas terbesar dan paling hidup di Noto yang di dalamnya para pria penuh semangat dari sekitar daerah pemancingan yang disebut Ishizaki, berparade melewati jalanan kota sambil menggalang teriakan, dan memanggul Hoto (lentera nazar) di pundak mereka.

Festival Tomobata

Sebuah kapal yang membawa omikoshi, bersama dengan 10 kapal lainnya, didekorasikan dengan bendera tomogata dan 5 pita angin fukinagashi berwarna, menjelajahi teluk sambil mengharapkan tangkapan yang besar. Festival ini merupakan festival yang hidup dan menarik yang menunjukkan ciri khas kota pinggir laut.

Seihakusai

Seihakusai dirayakan di bulan Mei dan merupakan salah satu festival terbesar di Noto. Festival musim semi ini didedikasikan untuk Kuil Shinto Ootoko-mushi (Sanno) di Nanao.

Festival Okuma Kabuto

Sambil menggunakan topeng Tengu (siluman berhidung panjang) dan menari mengikuti ritme beduk, tokoh lakon festival yang disebut ‘Sarutahiko’ ini memimpin prosesi kuil portabel omikoshi melewati jalan-jalan.

Festival Wajima Taisai

Festival Lentera setinggi 10 meter yang disebut Kiriko serta lentera kertas kecil yang dibawa menyelusuri jalanan kota bersama kuil shinto portabel yang disebut "Omikoshi".

Beduk Nafune Gojinjo

Diceritakan bahwa penabuh beduk menggunakan topeng hantu dan rambut dari rumput laut bertarung mengusir tentara Uesugi Kenshin yang mencoba menyerang daerah Nafune pada tahun 1577.

Stasiun Sakura Noto

Diceritakan bahwa penabuh drum menggunakan topeng hantu dan rambut dari rumput laut bertarung mengusir tentara Uesugi Kenshin yang mencoba menyerang daerah Nafune pada tahun 1577.

Sakura di Taman Komaruyama

Taman ini berlokasi di bukit dengan pemandangan ke arah Teluk Nanao. Situs Taman ini awalnya merupakan situs sebuah Kastil. Taman ini terkenal atas pohon Sakura nya di musim semi dan bunga Tsutsuji (Azalea) di awal musim panas.

Shio Yawaragi no Sato

Merupakan salah satu tempat yang paling terkenal untuk melihat sakura di Noto. Tempat ini memiliki 1,500 pohon sakura jenis Somei-yoshi.